Solusi Qurani

ZIKIR, DOA DAN SHOLAWAT

Zikir: Zikir Pembuka Rezeki

اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنِي رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، وَاكْفِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumma arzuqnī rizqan ḥalālan ṭayyiban mubārakan fīh, wakfinī bifaḍlika ‘amman siwāk.

"Ya Allah, berilah aku rezeki yang halal, baik, dan penuh berkah, serta cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung kepada selain-Mu."

Doa: Doa Pembuka Rezeki

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

Rabbi innī limā anzalta ilayya min khayrin faqīr.

"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan apa pun kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku."
(QS. Al-Qashash: 24)
💡 Keterangan:
Ini adalah doa Nabi Musa ‘alaihis salam ketika dalam keadaan butuh dan mengharapkan pertolongan Allah.
Dianjurkan dibaca berulang kali, terutama setelah salat atau saat merasa sempit rezeki.

Zikir: Dzikir dan Doa Pembuka Rezeki

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ، أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ، أَسْأَلُ اللَّهَ الرِّزْقَ

Subḥānallāhi wa biḥamdih, subḥānallāhil-‘aẓīm, astaghfirullāh, as’alullāha ar-rizqa.

"Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung, aku memohon ampun kepada Allah, dan aku memohon rezeki kepada Allah."
Dzikir ini menggabungkan tasbih, tahmid, istighfar, dan doa rezeki — sangat baik diamalkan setiap hari karena mencerminkan kesucian, pengharapan, dan ketergantungan kepada Allah, sebagaimana yang dilakukan para malaikat.
Dibaca 100x Sebelum dan Sesudah Sholat Subuh

Zikir: Zikir Pembuka Penarik Rezeki

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ، مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللّٰهِ الصَّادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِينُ

Lā ilāha illallāh al-Malikul-Ḥaqq-ul-Mubīn, Muḥammadur Rasūlullāh aṣ-Ṣādiqul Wa‘dil Amīn

"Tiada Tuhan selain Allah, Raja Yang Maha Benar lagi Maha Nyata; Muhammad adalah utusan Allah, yang benar dalam janji-Nya, lagi terpercaya."
Di Baca 10x Setelah Selesai Sholat

: Sholawat Pembuka Pintu Rezeki

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، صَلَاةً تُفَرِّجُ بِهَا الْكُرُوبَ، وَتُيَسِّرُ بِهَا الرِّزْقَ، وَتُغْنِينَا بِهَا عَنْ جَمِيعِ الْخَلْقِ، يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ

Allāhumma ṣalli ‘alā Sayyidinā Muḥammad wa ‘alā āli Sayyidinā Muḥammad, ṣalātan tufarriju bihā al-kurūb, wa tuyassiru bihā ar-rizq, wa tughnīnā bihā ‘an jamī‘i al-khalq, yā akramal-akramīn.

"Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga beliau. Sholawat yang dengannya Engkau hilangkan segala kesusahan, mudahkan rezeki, dan cukupkan kami dari bergantung kepada seluruh makhluk, wahai Dzat yang paling mulia di antara para dermawan."

Zikir: Zikir dan Doan Kesembuhan

أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

As’alullāhal-‘Aẓīma Rabbal-‘Arsyil-‘Aẓīmi an yashfiyaka

"Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan ‘Arsy yang agung, agar Dia menyembuhkanmu."
(HR. Abu Dawud & At-Tirmidzi)
💡 Dibaca 7x ketika menjenguk orang sakit atau untuk diri sendiri saat sakit.

Doa: Doa Mohon Kesembuhan Penyakit

اللّٰهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَاسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Allāhumma Rabbannās, adhhibil-ba’s, ishfi anta ash-Shāfī, lā shifā’a illā shifā’uk, shifā’an lā yughādiru saqaman

"Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak menyisakan penyakit sedikit pun."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Doa: Doa Lunas Hutang

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal-hammi wal-ḥazan, wa a‘ūdzu bika minal-‘ajzi wal-kasal, wa a‘ūdzu bika minal-jubni wal-bukhl, wa a‘ūdzu bika min ghalabatid-dayni wa qahrir-rijāl.

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan gelisah, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kikir, dan dari lilitan utang serta tekanan orang-orang."
(HR. Bukhari no. 2893, Abu Dawud no. 1541)
💡 Dianjurkan dibaca pagi dan sore setiap hari.